Deepfake dan Hoaks Diwaspadai, Polres Bojonegoro Ajak Pelajar Bijak Gunakan AI

lensapewartanews11
IMG 20260819 WA0008

BOJONEGORO | Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi perhatian serius Polres Bojonegoro dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di ruang digital. Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi pemanfaatan AI yang disampaikan kepada sekitar 200 pelajar SMAN 1 Bojonegoro, di Aula Sekolah, Jalan Panglima Sudirman, pada Selasa (18/8/2026).

Kegiatan dipimpin langsung Kanit 3 Satreskrim Polres Bojonegoro, IPTU Agus Wijaya, bersama para anggota. Para siswa tampak antusias mengikuti pemaparan yang mencakup perkembangan AI, manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari, hingga berbagai risiko yang perlu diwaspadai dari penggunaan teknologi tersebut.

Kabag SDM Polres Bojonegoro, Kompol Khristanto Widhy Nugroho, menyampaikan bahwa edukasi ini sangat penting karena generasi muda adalah kelompok yang paling dekat dengan perkembangan teknologi digital. Kemampuan menguasai teknologi, kata dia, harus selalu diimbangi dengan pemahaman tentang etika, tanggung jawab, serta konsekuensi hukum yang mungkin muncul.

“Tujuan edukasi ini adalah membangun pemahaman dan etika dalam memanfaatkan teknologi secara bijak. Para siswa juga perlu mampu menyaring informasi, mengenali bias data, serta mewaspadai hoaks dan deepfake yang dapat menyesatkan maupun merugikan orang lain,” ujar Kompol Khristanto.

Selain aspek keamanan digital, para pelajar juga didorong untuk memanfaatkan AI secara produktif sebagai sarana belajar dan berkarya. Teknologi ini dapat menjadi alat bantu yang meningkatkan kreativitas, namun tidak boleh menghilangkan orisinalitas gagasan atau bahkan digunakan untuk melakukan plagiarisme.

Kompol Khristanto menegaskan bahwa AI sebaiknya ditempatkan sebagai sarana pendukung, bukan pengganti kemampuan berpikir maupun tanggung jawab penggunanya. Oleh karena itu, literasi digital perlu terus diperkuat agar generasi muda mampu mengikuti perkembangan zaman sekaligus tetap memiliki karakter dan kesadaran hukum yang kuat.

Kepala SMAN 1 Bojonegoro, Wiwik Widowati, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Polres Bojonegoro atas kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi ini sangat bermanfaat bagi para siswa agar tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu menggunakan teknologi dengan baik dan bertanggung jawab.

“Kegiatan edukasi paham AI dari Polri ini sangat bermanfaat. Para siswa harus mengikuti perkembangan zaman, melek teknologi, dan mampu memanfaatkannya dengan baik serta bertanggung jawab,” tutur Wiwik.

Melalui kegiatan ini, Polres Bojonegoro berharap terbentuk generasi muda yang cerdas secara digital, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus mampu menggunakan AI secara aman, etis, dan bertanggung jawab—termasuk dalam mencegah potensi kriminalitas di dunia maya maupun dampaknya di kehidupan nyata.

 

Pewarta : Gok Ras