Cuitan Kepala Dinas di Kabupaten Bojonegoro jika tidak ada Klarifikasi, Bisa juga dianggap Penghinaan Terhadap Profesi Wartawan 

Poto: Gok Ras

BOJONEGORO | Viral cuitan yang muncul dari akun media sosial WhatsApp yang diklaim milik seorang kepala dinas di Kabupaten Bojonegoro menjadi sorotan jurnalis lokal. Gok Ras, Pimpinan Redaksi (Pemred) media online Lensapewarta.com sekaligus Sekjen Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) DPC Bojonegoro, menanggapi bahwa jika tidak ada klarifikasi yang jelas terkait cuitan tersebut, hal itu bisa juga dianggapnya sebagai penghinaan terhadap profesi wartawan di Bojonegoro.

“Meski cuitan itu berbentuk sebuah kritikan, kita juga mengharapkan klarifikasi yang terbuka dan transparan dari pihak terkait.  Sebab, wartawan berperan sebagai penjaga kebenaran dan pengawas kekuasaan, serta berhak mendapatkan rasa hormat dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan prinsip jurnalistik yang baik,” ujar Gok Ras, Sabtu (14/3/2026).

Menurut dia, profesi wartawan memiliki peran penting dalam kehidupan berdemokrasi, termasuk di Kabupaten Bojonegoro. Wartawan bertugas untuk mencari, mengumpulkan, dan menyajikan informasi yang akurat serta objektif kepada masyarakat, sehingga setiap bentuk ucapan atau tindakan yang berpotensi merendahkan profesi, tidak dapat dibiarkan begitu saja.

“Jika cuitan tersebut memang memiliki makna yang tidak pantas terhadap profesi wartawan, maka perlu ada penjelasan yang jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan merusak hubungan antara instansi pemerintah dengan dunia pers,” jelasnya.

Gok Ras juga menegaskan bahwa Lensapewarta.com sebagai media yang selalu mengedepankan nilai-nilai jurnalistik dan kode etik, Ia berharap pihak kepala dinas yang terkait tersebut dapat segera memberikan klarifikasi agar masalah ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak mengganggu keharmonisan kerja sama antara pemerintah dan wartawan di Bojonegoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ojo Copast Cok !!