SURABAYA | Ratusan calon jamaah haji khusus dari berbagai penjuru Jawa Timur berkumpul di Surabaya untuk mengikuti manasik haji yang menjadi bagian krusial persiapan menuju Tanah Suci. Dipimpin langsung oleh jajaran PT Nur Dhuha Wisata, penyelenggara perjalanan ibadah berakreditasi A, kegiatan ini tidak sekadar penyampaian teori, tapi diisi dengan praktik langsung dan simulasi yang menyerupai kondisi nyata di tempat ibadah.
Mulai dari cara memakai pakaian ihram, membaca niat, hingga urutan rangkaian ibadah semuanya diajarkan secara rinci. Suasana berjalan khidmat namun hidup, karena peserta yang datang dari Surabaya, Madura, Kediri, Nganjuk, dan daerah lainnya antusias mengikuti setiap arahan. Jalur haji khusus yang dipilih mereka memang menawarkan keunggulan: waktu tunggu yang lebih singkat dan fasilitas yang lebih nyaman.
Penyelenggara menegaskan, manasik ini adalah fondasi utama agar setiap jamaah siap secara mental, rohani, fisik, dan juga paham betul tata cara beribadah. Bahkan, aspek kesehatan mendapat perhatian khusus. Menurut Dokter Sukma, stamina yang prima sangat dibutuhkan mengingat aktivitas ibadah padat dan cuaca yang berbeda, sehingga peserta disarankan menjaga pola makan, istirahat, dan berolahraga ringan sejak dini.
“Kami ingin setiap jamaah berangkat dalam kondisi siap, bukan hanya secara administratif, tapi juga memahami betul setiap proses ibadah yang akan dijalankan,” ujar perwakilan penyelenggara.
Dengan dukungan layanan profesional dan pendampingan yang lengkap, harapannya persiapan matang ini akan membawa seluruh jamaah menjalankan ibadah dengan tenang, fokus, dan akhirnya meraih haji yang mabrur. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa masyarakat kini semakin cermat memilih penyelenggara yang tak hanya berpengalaman, tapi juga memberikan bimbingan secara utuh.
Pewarta : Emma







